Langsung ke konten utama

Lirik lagu JKT48 - Sungai Impian ( Yume no Kawa )

Sungai impian ( Yume no Kawa ) adalah single kelulusan member JKT48 yang berasal dari jepang, Haruka Nakagawa. Single ini dinyanyikan oleh Haruka (c), Kinal, Shania, Ayana, Jeje, Melody dan Veranda, sebelumnya Yume no Kawa merupakan coupling single ke 27 AKB48, Gingham Check. Lagu ini juga merupakan lagu kelulusan Maeda Atsuko.

(@OfficialJKT48)


JKT48 - Sungai Impian ( Yume no Kawa )

Dimanakah aku berada
Kulihat kelangit lalu mencari bintang
Sekarang  tanpa ku sadari
Diriku tlah terlantar sendirian

Jangan takut pada apapun
Walau terpisah sekalipun
Selalu selalu
Semua tanpa berubah
Berada disisimu

Perahu yang menyebrang sungai impian ini
Dengan tenang  tiba di tebing sebelum fajar
Langkah pertama pada tanah yang baru
Kaki ku sekarang ku tapakkan

Cobalah gunakan telingamu
Pasti terdengar Sesuatu dibalik angin
Saat sesulit apapun
Selalu ada yang memperhatikanmu

Didalam kabut yang menghalang
Sambil menyalakan lentera
Pasti  . . .  Pasti
Dibalik kegelapan ada
Tempat yang aku tuju

Di sungai impian
Perahu kecil itu
Perlahan mulai menghilang dengan gelisah
Punggungmu itu bergoyang  tiada henti
Genggam keberanianmu

Sekarang ucapkanlah selamat tinggal
Sampai nanti kita berjumpa lagi
Sekarang usaplah air mata diwajah
Mari antar kepergiannya

Perahu yang menyebrang sungai impian ini
Dengan tenang tiba di tebing sebelum fajar
Aku awali dengan langkah pertama dan terus ku melangkah

Sungai impian yang mengalir tanpa henti
Dari masa lalu kekini dan masa depan
Disungai ini kita semua mendayung
Perahu harapan masing – masing


Disaat mimpi terkabul ku kan menjemputmu

Postingan populer dari blog ini

[DOWNLOAD] KLIPING KEANEKARAGAMAN 34 PROVINSI DI INDONESIA

KERAGAMAN BUDAYA 34 PROVINSI DI INDONESIA Download Kliping keanekaragaman budaya di Indonesia  LINK 1  (word) atau  LINK 2  (pdf) 1.Provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD) Ibukota nya adalah Banda Aceh Makanan Khas Daerah : Timpan, Masak udang cumi, Gulai Aceh,Daging masak pedas, Korma kambing, Sie Reubeouh cuka, Gulai kepala ikan, Meuseukat, Kanji Rumbi,dll. Tarian Tradisional : Tari Seudati, Tari Saman, Tari Ranup Lam Puan, Tari Meuseukat, Tari Kipah Sikarang Aceh, Tari Aceh Gempar, Tari Mulia Ratep Aceh, Tari Rapai Geleng Aceh, Tari Turun Kuaih Aunen Aceh, Tari Bungong Seulanga Aceh, Tari Seudati Ratoh Aceh, Tari Nayak Padi Aceh, Tari Saman Jaton Aceh, Tari Kipah Sitangke Aceh, Tari Dodaidi Aceh, Tari Likok Puloe Aceh, Tari Didong Gayo Aceh, Tari Tarek Pukat Aceh, Tari Aceh Ek U Gle, Tari Aceh Dara Meukipah Tari Aceh Top Pade.  Rumah Adat : Rumoh Aceh, Rumah Krong Pade atau Berandang Senjata Tradisio...

Allah Berbeda Dengan Makhluknya serta dalilnya

Berbeda dengan MakhlukNya Dalam Ilmu Tauhid disebut Mukhalafatu Lil Hawadits Sifat Allah ini artinya adalah Allah berbeda dengan ciptaanNya. Itulah keistimewaan dan Keagungan Allah SWT. Allah itu berbeda dengan makhluk ciptaanNya sangat mustahil. Jika Allah itu sama dengan ciptaanNya jika Allah itu sama maka manusia tidak perlu menyembah dengan sholat 5 kali sehari semalam. Dasar Pemahaman Secara Logis ( Dalil Aqli ) Allah pasti berbeda dengan makhlukNya. Dia memiliki nama nama yang indah dan gelar “Maha” Maha Kuasa, Maha sempurna dsb. Sedang MakhlukNya memiliki sangat banyak keleMahan dan keterbatasan yang tidak mungkin dimiliki oleh Allah. Sungguh tidak pantas Makhluk yang banyak keleMahannya di sejajarkan dengan Allah. Apalagi disamakan tentulah itu sangat tidak mungkin. Jika Tuhan pencipta alam semesta ini sama dengan MakhlukNya pasti dia bukan Allah. Tapi dia adalah makhlukNya yang memiliki sifat   Rusak, hancur binasa, dsb. Padahal Allah yang sebenar – benarnya ...

Ekspektasi yang terpatahkan oleh realita

sebelum membahas lebih jauh kita bahas dulu pengertian ekspektasi. Ekspektasi adalah bayangan yang kita harapkan bakal menjadi kenyataan, gak bisa dipungkiri semua orang pasti pernah berekspektasi diantaranya terwujud tetapi banyak juga yang akhirnya hanya sebatas angan saja. Ekspektasi yang kita harapkan bakal terjadi sering Kali berbeda dengan Realita yang ada, seringkali realita sangat mengecewakan, itu mungkin yang membuat kita tidak dianjurkan berekspektasi terlalu tinggi.  Bagaimana jika kita berekspektasi namun dipatahkan orang lain, tetapi kembali lagi sebenarnya ekspektasi kita, kita yang buat dan orang lain tidak ada kewajiban untuk mewujudkan ekspektasi tersebut. Tapi kalau kita bisa menempatkan ekspektasi kita kedalam hal yang benar / baik hal itu sebenarnya bukan masalah, malahan bisa jadi pemicu buat mewujudkan tujuan. Asal gak berlebihan kan, karna kalau berlebihan dan itu gak tercapai pasti bakal ngedown banget. Keberhasilan seseorang mengelola ekspektasi mereka aka...